SUKABUMI — Polsek Cibadak saat ini tengah memburu pelaku pencurian 16 komputer di gedung SMK Lodaya, Kecamatan Cibadak. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan tempat kejadian sudah dilakukan olah kejadian perkara. Diduga kuat, pelaku lebih dua orang.

Informasi yang diperoleh Radar Sukabumi, SMK Lodaya ini dibobol maling sekira pukul 17.00 WIB, saat suasana sekolah dalam kondisi sepi pada Kamis (21/2) lalu. Dari jejak yang ditinggalkan pelaku, disinyalir pelaku lebih dari dua orang dan masuk dengan cara membobol pintu gerbang.

Kepala SMK Lodaya, Andri Setia Nugeraha mengatakan, di ruang laboratorium komputer lantai dua terdapat 20 unit komputer yang akan digunakan para siswa untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mendatang. “16 unit komputer raib. Kami baru mengetahuinya,” kata Andri kepada Radar Sukabumi, kemarin Jumat (22/2).

Diketahuinya belasan komputer itu raib, saat ia hendak mengecek data rekapitulasi siswa untuk kepentingan UNBK. Datanya tersimpan di salah satu komputer di ruangan laboratorium. “Setelah masuk, ternyata kondisi ruangan sudah berantakan. Ternyata ada orang masuk mencuri komputer,” ujarnya.

Menyadari adanya pencuri masuk, Andri pun mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian. Ia berharap, pelaku segera ditangkap. “Sudah kami laporkan, semoga saja dapat segera diketahui,” terangnya.

Akibat pencurian itu, Andri mengaku sarana penunjang kegiatan semakin berkurang. Terlebih tidak lama lagi, sekolah yang dipimpinnya itu akan menggelar ujian akhir tahun. “Ya tentu mengganggu, semoga saja nanti ada solusi yang baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibadak, Iptu Madun mengaku, pihaknya sudah menerima laporan adanya insiden pencurian tersebut. Bahkan ia mengaku, saat ini sudah dilakukan pengecekan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kami juga mengumpulkan bukti dan sejumlah keterangan dari saksi. Kasusnya dalam penyelidikan,” singkatnya. (Bam/d)

loading…

radarsukabumi: Polisi Buru Pencuri Komputer