RADARSUKABUMI.com, PALABUANRATU— Sejumlah pengrajin ikan asin rumahan di Desa/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengaku sangat kesulitan untuk mengeringkan hasil produksi ikannya di musim penghujan.

Informasi yang di dapat dari pengrajin juga pedagang ikan asin di Kampung Patuguran, Desa/Kecamatan Palabuanratu, untuk ikan asin hasil olahanya tetap awet terpaksa memakai bahan pengawet kimia berupa formalin.

“Untuk membantu percepatan pengeringan pada ikan asin, bahan kimia jenis itu terpaksa dipakai untuk mengawetkan ikan asin olahan kami agar cepat kering dan tidak cepat membusuk, “kata salah seorang pengrajin ikan asin, Asep Saepuloh (40) kepada koran ini, kemarin (02/12).

Apalagi selama beberapa bulan ini, Asep mengatakan, frekuensi curah hujan relatif sangat meningkat. Sebab itu, tentunya sangat menyulitkan pengrajin untuk mengeringkan ikan asin oolahanny dalam waktu cepat. “Ya harus memakai bahan pengawet jenis itu, kalo tidak bakal cepat membusuk dan bau tidak sedap, otomatis kami bakal merugi,”jelasnya.

Asep mengakui sesungguhnya memakai bahan pengawet jenis itu sangat membahayakan serta mengancam kesehatan para konsumennya. Namun sayang sejauh ini tidak ada bahan pengawet alternatif lainnya yang bisa membantu mengawetkan ikan asin olahan.

“Terus terang saja sampai saat ini saya sendiri sebagai pengrajin kebingunan tidak ada alternatif bahan pengawet jenis lainnya, tapi puluhan tahun sebagai pengrajin ikan asin, tidak ada tanda dampak memakai pengawet, konsumen sehat sehat saja,” kata Asep yang juga memiliki lapak toko Asin di Pasar Semi Modern Palabuanratu.

1 2 3Laman berikutnya