CICURUG — Sikap manajemen PT Sentosa Utama Garmindo (SUG) benar-benar membuat darah tinggi. Selain berjanji kepada karyawan akan membayar upah mereka pada Senin (21/1) lalu, kepada petugas Dinas Tenaga Kerja dan Transimigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi menyatakan janji yang sama.

Lagi-lagi, janji pun diingkari pihak perusahaan. Namun ironisnya, Disnakertrans tak bisa tegas bahkan terkesan tak berkutik kepada pihak perusahaan.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, demi mendapatkan haknya dari pihak perusahaan, ratusan buruh lebih memilih nginap di pabrik ketimbang pulang dengan tangan hampa. Aksi unjuk rasa ini akan terus dilakukan sampai hak-hak mereka diterima sepenuhnya dari pihak perusahaan.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin mengaku merasa dipermainkan oleh pihak perusahaan.

Beberapa kali pihak perusahaan berjanji akan segera menyelesaikan pembayaran upah kepada para buruh. Namun janji tinggal janji, perusahaan pun belum bisa menyelesaikan kewajibannya kepada kaum buruh.

“Kami sudah sepakat untuk tidak meninggalkan tempat ini sampai hak buruh dibayar pihak perusahaan. Kami menginap di pabrik,” ujar Dadeng saat dihubungi Radar Sukabumi melalui telepon selularnya, kemarin (22/1).

loading…
1 2Laman berikutnya

radarsukabumi: Disnakertrans Tak Berkutik