RADARSUKABUMI.com — CIKEMBAR — PT Mersi Farma menjamin limbah perusahaannya aman dan tidak mencemari lingkungan warga sekitar. Adapun soal keluhan yang disampaikan warga RT 03/06 Kampung Simpenan, Desa/Kecamatan Cikembar, itu dari solar yang tergerus air hujan bukan karena limbah.
“Tadi dari Satpol PP kecamatan juga sudah ke lokasi. Kami ajak untuk menelusurinya, dan memang perubahan itu bukan karena limbah pabrik. Karena kami sangat berhati-hati dan sefty soal limbah,” ujar Humas PT Mersi Farma, Dede Irman saat dihubungi Radar Sukabumi, kemarin.
Menurut Dede, berdasarkan penelusuran ia dan Satpol PP, rembasan solar itu muncul dari arah belakang pabrik. Di tempat ini, beberapa truk suplier sering berhenti untuk mengangkut barang-barang pabrik. Ia menduga, solar yang mencemari air selokan dan mengalir ke sawah warga itu dari kendaraan besar tersebut.
“Di belakang kan sering ngetem truk siplier. Bisa saja, solar itu berasal dari sana dan terbawa air hujan. Sehingga masuk ke selokan dan meresap ke pesawahan warga,” imbuhnya.
Karena telah ada pelaporan kepada pihak kecamatan, Dede pun mengaku akan menunggu intruksi dari pemerintah. Artinya, rekomendasi yang harus dilakukan perusahaan dari pemerintah daerah akan ditaati.
“Kami nunggu, kalau nanti hasil pemeriksaan dari DLH ada yang harus ditindak lanjuti, kami tentunya akan ikuti. Namun yang jelas kami menyadari, peninjauan ke lapangan tadi tidak bisa menjadi dasar,” pungkasnya.
loading…
1 2 3Laman berikutnya
radarsukabumi: PT Mersi Bantah Cemari Lingkungan
